Monthly Archives: April 2012

Mengajak Anak Kampung untuk Belajar Menulis

Bercerita tentang anak kampung yang mengaji di rumah saya memang tak habis-habisnya. Karena merekalah inspirasi untuk menulis selalu datang. Karena mereka juga diri ini merasa diberi suplemen untuk tetap berkarya.

Hari Rabu, pelajaran mengaji mereka Al Qur’an & Akhlak. Kali ini saya menugaskan mereka untuk mendengarkan materi. Lalu mereview/mengulas kembali materi yang tersebut dalam bentuk tulisan. Metode ini pertama kali saya berikan selama menjadi seorang guru ngaji.

Tidak lain tujuannya melihat potensi mereka dalam menulis.

Selamat Mengerjakan Adik-adikku!

Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA, SMK, MA dan SMALB tahun ajaran 2011/2012 akan berlangsung besok (16 April 2012). Pastinya untuk menghadapi ujian ini sudah disiapkan matang-matang oleh adik-adik kelas XII (kelas 3), seperti bimbingan belajar tambahan. Tak lain supaya target kelulusan bisa diraih.

Ujian Nasional sudah di pelupuk mata. Kini persiapkan fisik (kesehatan) dan mental kalian wahai adik-adikku, supaya selama mengerjakan ujian itu engkau dimudahkan. Tambahkan ikhtiar kalian yang selama ini ditempuh di sekolah dengan do’a yang selalu kau panjatkan. Ini hadiah buat kalian. Seuntai do’a untuk yang saya harapkan engkau lafalkan:

“Allohumma innaa nas aluka fahmannabiyyiin, wa hifdzol mursaliin, wa ilhaaman malaaikatil muqorrobiin,”

“Yaa faarijal hammi, yaa kaasyifal ghommi, yaa man li ‘abdihi yaghfiru wa yarham.”

Selamat Mengerjakan Adik-adikku!

Multiprofesi: ”Lagi-lagi Menjadi Pengasuh.”

Lagi-lagi amanah harus saya terima dengan lapang dada dan berat untuk dilakukan. Sebenarnya menjadi Khadim Al Aulad (Pengasuh Anak-anak), bukanlah kali pertama. Karena dulu sewaktu mesantren, masyarakat di sekitar pesantren meminta saya untuk mengajari anak-anaknya belajar A Ba Ta Tsa. Saya terima, tentunya dengan izin dari guru.

Kali ini, orang tua desa tetangga meminta saya untuk mengajari anak-anak belajar mengaji. Saya ‘IYA’ kan keinginan mereka, dengan maksud “Semoga dengan ilmu yang sedikit ini, bisa bermanfaat buat mereka.” Karena saya yakin, ilmu tak akan berbuah bila tak dibagikan. Sedikit bermanfaat, lebih baik dibanding banyak tapi tak dimanfaatkan.